:

Ngadu ke Hotman Paris, Korban Pencabulan di Ponpes Pati Baru Berani Speak Up Usai 3 Tahun Dicabuli

2 hari lalu

Korban dugaan pencabulan oleh pendiri pondok pesantren Tahfidzul Qur'an Ndolo Kusumo di Pati, Jawa Tengah, mengungkap alasannya akhirnya mengadukan perbuatan pelaku, AS (52), kepada sang ayah.

Ia tak mau semakin banyak santri yang bernasib sama dengannya.

"Ya semoga, tidak ada korban lagi, teman-teman saya. Tidak ada yang bernasib seperti saya," ujar korban. 

Korban mengaku bahwa ia sudah menjadi korban pencabulan AS selama tiga tahun. 

Ayah korban mengaku mengetahui kasus tersebut sejak 2024 dan menemukan adanya korban lain di ponpes yang sama. Setelah melapor ke polisi, keluarga korban disebut sempat mendapat intimidasi dan ancaman.

Meski demikian, ayah korban tetap melanjutkan proses hukum demi melindungi anak-anak lain agar tidak menjadi korban.


Simak selengkapnya dalam video berikut ini!


Video Jurnalis: Cynthia Lova

Penulis Naskah: Cynthia Lova

Video Editor: Cynthia Lova

Produser: Nursita Sari


#hukum #kriminal #Pencabulan #PonpesPati #KekerasanSeksual #BeritaKriminal #HotmanParis #vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke