PATI, KOMPAS.TV - Kapolresta Pati Kombes Jaka Wahyudi membeberkan modus pendiri pondok pesanttren Ndolo Kusumo berinisial AS, tersangka pemerkosaan santriwati di Pati, Jawa Tengah.
Jaka mengatakan modus AS mendoktrin murid-muridnya agar patuh terhadap guru.
“Adapun modus operandinya adalah mendoktrin korban bahwa murid itu harus ikut apa kata guru agar murid dapat menyerap ilmu yang disampaikan guru kepada korban,” ujar Jaka dalam konferensi pers di Pati, Kamis (7/6/2026).
Ia menambahkan bahwa tersangka telah melakukan aksi bejat ini sebanyak 10 kali. Tersangka awalnya meminta korban memijatnya.