Kepolisian Israel sedang menyelidiki dugaan serangan bermotif rasial terhadap seorang biarawati asal Prancis di Yerusalem pada 30 April 2026. Dalam rekaman CCTV, terlihat seorang pria berlari mendekati korban, lalu mendorongnya dari belakang. Biarawati itu pun mengalami memar di wajah. Insiden ini memicu kecaman dari berbagai kelompok keagamaan, yang menilai serangan ini sebagai bagian dari pola permusuhan terhadap komunitas Kristen. Pemerintah Israel turut mengecam serangan tersebut.