:

Balita Korban Malapraktik di Bima, Kini Kerap Bertanya di Mana Tangannya?

2 hari lalu

Kisah pilu dialami AR, balita dua tahun asal Bima, NTB, yang kehilangan tangannya setelah diduga menjadi korban malapraktik.


Meski kasus ini sempat bergulir ke jalur hukum, namun pada akhirnya harus selesai dengan akta perdamaian.


Peristiwa bermula pada Kamis, 10 April 2025 saat AR dirawat di Puskesmas Bolo karena demam dan batuk. Tak diduga, tangan AR membengkak usai pemasangan jarum infus, hingga berujung pada amputasi.


Sang ayah, Andika mengungkapkan, pertanyaan terkait keberadaan tangannya itu diulangi AR hampir setiap hari dalam sepekan terakhir.


Kini Andika ingin menagih janji dari Pemkab Bima terkait tangan palsu untuk Arumi, sesuai dengan kesepakatan dalam akta perdamaian. 


"Soalnya janji Pemda Bima dulu mau tanggung tangan palsu AR seperti yang tertera di akta perdamaian," kata Andika.


Penulis: Junaidin, Andi Hartik

Kreatif: Jessica Meisya Kurnia

Produser: Glori K. Wadrianto


~J #Viral #NTB #Read

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke