Lanskap Kota Teheran dipenuhi oleh poster dan baliho propaganda raksasa yang menyindir kegagalan strategi militer Amerika Serikat (AS), Selasa (5/5/2026).
Di tengah klaim Teheran bahwa pasukan AS kini "tersumbat" di Selat Hormuz, Washington justru dilaporkan mulai beralih melobi China untuk membantu meredam perlawanan Iran.
Terdapat baliho yang secara terang-terangan menampilkan wajah Presiden Donald Trump dengan label "Putus Asa" dan "Di Ambang Kehancuran" akibat kegagalan operasi maritimnya. Media cetak lokal pun ramai memberitakan bahwa "Proyek Kebebasan" milik AS diabaikan dan jalur Selat Hormuz sepenuhnya lumpuh bagi kapal asing.
Meskipun Donald Trump mencoba mengecilkan situasi di Ruang Oval dengan menyebut bentrokan di selat tersebut sebagai "pertempuran kecil", AS tidak dapat menutupi kepanikan sistemik mereka. Serangan rudal dan drone Iran yang terus menghantam kapal komersial serta fasilitas minyak Uni Emirat Arab (UEA) membuktikan bahwa gertakan militer Pentagon belum mampu mematahkan cengkeraman Teheran secara mandiri.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty