Di balik ketegangan militer di Timur Tengah, Rusia dan China berhasil memanfaatkan perang Iran melalui strategi gesekan yang menguras sumber daya ekonomi serta melemahkan stabilitas politik negara-negara Barat.
Analisis risiko global dari PRS Group menunjukkan bahwa Moskwa meraup keuntungan besar dari lonjakan harga minyak dunia, sementara Beijing sukses mengamankan cadangan energi domestik sekaligus memperkuat posisi diplomatiknya sebagai juru damai.
Pada saat yang sama, aliansi Barat berada di ambang perpecahan fatal akibat konflik internal antara AS dengan para pemimpin Eropa, bahkan memicu ancaman pengusiran Spanyol dari NATO karena menolak mendukung serangan militer terhadap Iran.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis naskah: Katarina Astriyani Setyaningsih Narator: Katarina Astriyani Setyaningsih Video editor: Angelia Elza Berliana Sari Produser: Mochamad Sadeli (Dandy)