NATO dan Eropa sepertinya akan "gigit jari" pasca-pengumuman penarikan pasukan AS dari Jerman oleh Presiden Donald Trump. Sebab, masalah terbesar dan paling krusial bagi Benua Biru, yakni kemungkinan batalnya pengiriman rudal Tomahawk dan Dark Eagle.
Peneliti Council on Foreign Relations Liana Fix menjelaskan, masalah yang akan dihadapi Eropa dan NATO bukanlah penarikan pasukan AS di Jerman, tetapi soal batalnya rencana penempatan rudal Tomahawk dan rudal hipersonik Dark Eagle.
Sebab, penempatan rudal-rudal andalan AS di Benua Biru, telah disepakati oleh mantan Presiden Joe Biden dan Kanselir Jerman Olaf Scholz. Menurut kesepakatan, baterai rudal Tomahawk akan mulai ditempatkan pada 2027 mendatang.
Rudal Tomahawk yang jadi senjata kebanggaan Donald Trump dalam perang Iran, digadang-gadang akan jadi penggentar di Eropa. Namun, sinyal batalnya penempatan rudal-rudal ini kian menguat, terlebih usai Trump putuskan untuk menarik ribuan tentara AS dari Jerman.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Narator: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Konflik #Dailynews #RudalTomahawk #DarkEagle #Jerman #Eropa #AmerikaSerikat #PerangIran #ASNATO #ASEropa #NATO #Senjata #Rudal #Amerika
Music: Man Versus Tank - The Soundings