:

Kisah Guru Anak Pemulung di Bekasi: Pagi Mengajar dengan Honor Rp 300.000, Siang Jadi ART

2 hari lalu

Di tengah permukiman pemulung di Bintara Jaya, Bekasi Barat, berdiri sebuah sekolah sederhana bernama TK Inspirasi Indonesia.

Dari ruang belajar yang terbatas, puluhan anak dari keluarga prasejahtera mengawali mimpi mereka setiap pagi.

Di tempat inilah Lia Sri Mulyani mengabdikan diri sebagai guru, meski hanya menerima honor sekitar Rp 300.000 per bulan.

Sejak 2018, Lia mengajar tanpa latar belakang pendidikan formal sebagai guru. Perempuan yang hanya menempuh pendidikan hingga sekolah dasar itu tergerak setelah melihat banyak anak di lingkungannya tak memiliki akses pendidikan.

Baginya, kemampuan membaca dan berhitung adalah bekal penting agar anak-anak tidak mudah tertinggal dan memiliki masa depan yang lebih baik.

Di balik pengabdiannya, Lia menjalani hari-hari yang tidak mudah. Setiap pagi ia mengajar di sekolah, lalu melanjutkan bekerja sebagai asisten rumah tangga hingga sore hari demi menghidupi keluarganya.

Meski pernah tidak menerima bayaran, Lia tetap bertahan. Ia mengaku mengajar dengan ikhlas, karena melihat anak-anak belajar sudah menjadi kebahagiaan tersendiri.

Bagi sebagian murid, kehadiran Lia bukan sekadar guru, melainkan sosok yang memberi perhatian layaknya orangtua.

Di tengah keterbatasan fasilitas dan tanpa donatur tetap, TK Inspirasi Indonesia terus berjalan sebagai ruang belajar gratis bagi anak-anak yang kerap terpinggirkan.


Simak selengkapnya dalam video berikut ini!


Video Jurnalis: Cynthia Lova

Penulis Naskah: Cynthia Lova

Video Editor: Cynthia Lova

Produser: Nursita Sari


#GuruInspiratif #KisahGuru #SekolahGratis #humaniora #profiltokoh #Inspiratif #vjlab #vjhunt

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke