Presiden Amerika Serikat Donald Trump putuskan menarik pasukan dari Jerman. Keputusan itu kembali mengguncang hubungan transatlantik AS dan NATO. Sinyal retak hubungan antara NATO-Eropa dan Amerika pun kembali menguat.
Amerika dan Eropa telah membangun aliansi solid sejak berakhirnya Perang Dunia II dan Perang Dingin. Dua benua ini menjadi sekutu sekaligus "tulang punggung" bagi keamanan Barat. Penempatan pasukan AS di Eropa, terutama di Jerman, tak hanya berfungsi sebagai pertahanan, tetapi juga proyeksi kekuatan global AS ke kawasan seperti Timur Tengah dan Afrika.
Keputusan AS tarik pasukan di Jerman memberikan kekhawatiran bagi banyak pihak, terutama bagi negara-negara NATO. Sebab, sejak pecahnya perang Rusia-Ukraina, Jerman dan beberapa negara Eropa menggantungkan keamanan pada keberadaan pasukan Amerika.
Meski sinyal retak hubungan AS dan NATO kian santer menggema, namun di lain sisi, kondisi tersebut menandai era baru bagi negara-negara Eropa. Banyak negara yang mulai meningkatkan anggaran dan kekuatan militernya, agar dapat lepas dari ketergantungan terhadap AS. Lantas, apakah ini sinyal kandasnya hubungan NATO-AS? Atau munginkah ini pertanda dimulainya era baru bagi Eropa?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Konflik #DailyNews #Jerman #AmerikaSerikat #NATO #Eropa #DonaldTrump #Pentagon #FriedrichMerz #NATO #KonflikASdanJerman #ASEropa #ASNATO
Music: Cavalry - Aakash Gandhi