Media Iran, Fars, mengeklaim bahwa dua rudal telah menghantam kapal perang Amerika Serikat di Selat Hormuz setelah kapal tersebut mengabaikan peringatan dari IRGC untuk berhenti.
Klaim Iran ini pun langsung dibantah CENTCOM dalam unggahan resmi di akun X. CENTCOM menyebut bahwa tidak ada kapal perang dari angkatan laut AS yang ditembak dua rudal di Selat Hormuz.
Dikutip dari Al Jazeera, serangan yang dilaporkan ini terjadi setelah Presiden AS Donald Trump mengatakan pihaknya akan memulai Proyek Kebebasan untuk mengawal kapal-kapal yang terdampar melalui Selat Hormuz mulai Senin (4/5/2026).
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati Video Editor: Vina Muthi Ambarwati Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas