Menggunakan roket SpaceX, Korea Selatan berhasil meluncurkan satelit pengamatan Bumi, CAS500-2, ke orbit Bumi rendah pada Sabtu (2/5/2026) tengah malam waktu Amerika Serikat (AS), dari Pangkalan Angkatan Luar Angkasa Vandenberg, California.
Satelit ini dibawa oleh roket SpaceX Falcon 9 dan dipastikan berfungsi normal setelah berhasil berkomunikasi dengan stasiun bumi di Norwegia. Misi peluncuran satelit Korsel ini dilakukan oleh Badan Antariksa Korea untuk memperkuat kemampuan teknologi satelit nasional.
Dilansir dari Korea Times, Senin (4/5/2026), satelit pengamatan ini diluncurkan untuk meningkatkan kapasitas pemantauan bencana dan pengamatan pertanian melalui teknologi resolusi tinggi. Satelit berbobot 534 Kg ini mampu menangkap gambar detail hingga 0,5 meter untuk hitam-putih dan 2 meter untuk berwarna.
Setelah tertunda sejak 2022, proyek ini akhirnya terlaksana dan menjadi langkah penting dalam memperkuat kemandirian teknologi antariksa Korea Selatan serta mendorong era industri antariksa berbasis swasta.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Angela Putri Defana
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Saintek #Sains #Dailynews #RoketSpaceX #OrbitBumi #SatelitKorsel #Satelit #KoreaSelatan #SpaceX #Falcon9SpaceX #LuarAngkasa #MisiLuarAngkasa