Garda Revolusi Iran tak mau lagi berunding usai Presiden Amerika Serikat Donald Trump kembali menolak proposal 10 poin yang dikirim Teheran melalui Pakistan pada, Jumat (1/5/2026).
Proposal yang ditolak Trump tersebut mencakup tawaran moratorium pengayaan uranium Iran selama 10 tahun, pembukaan kembali Selat Hormuz dengan protokol baru, serta tuntutan ganti rugi perang atau reparasi atas kerusakan infrastruktur sipil Iran.
Namun, poin ganti rugi itu dijadikan alasan oleh Trump untuk menolak proposal damai tersebut. Menurutnya, ganti rugi atas perang dan serang terhadap Iran itu menurunkan martabat AS.
Sementara itu, Iran yang dipimpin secara kolektif oleh militer IRGC tampak lebih siap menghadapi konfrontasi fisik alias perang dengan AS, daripada harus kembali ke meja perundingan dalam posisi yang mereka anggap terhina.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Perang #DailyNews #DonaldTrump #IRGC #DiplomasiIranAS #ProposalIran #NegosiasiIranAS #KonflikIranAS #Iran #ASIran #PerangIran
Music: Heaven and Hell - Jeremy Blake
Artikel terkait:
https://www.kompas.com/global/read/2026/05/04/132500970/trump-menolak-proposal-iran-irgc-semakin-enggan-berdiplomasi