Amerika Serikat meluncurkan operasi militer besar-besaran di perairan dekat Selat Hormuz dengan mengerahkan sekitar 15.000 personel, dan lebih dari 100 pesawat, kapal perang, serta sistem drone.
Langkah ini diumumkan Presiden AS Donald Trump dan akan mulai dijalankan pada Senin (4/5/2026), dengan tujuan memandu kapal-kapal agar bisa keluar dari wilayah yang ia sebut sebagai "perairan terbatas" akibat situasi perang.
"Kami telah memberi tahu negara-negara ini bahwa kami akan memandu kapal mereka keluar dengan aman dari perairan terbatas ini agar mereka dapat melanjutkan bisnis mereka", ujar Trump dalam unggahan di platform Truth Social, dikutip dari Reuters.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Irawan Sapto Adhi Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Dimas Septian Adiyatama Produser: Akhmad Muawal Hasan