Menjelang diumumkannya operasi khusus pengawalan kapal di Selat Hormuz, sebuah kapal tanker dilaporkan telah diserang proyektil tak dikenal. Insiden itu dilaporkan United Kingdom Maritime Trade Operations (UKMTO) pada Senin (4/5/2026). UKMTO menyebut seluruh awak dalam keadaan selamat.
Serangan terhadap kapal tanker itu terjadi pada Minggu (3/5/2026), sebelum Trump mengumumkan CENTCOM akan menggelar operasi khusus bertajuk "Project Freedom" untuk membantu kapal-kapal yang terjebak di Selat Hormuz.
Trump dalam unggahan di Truth Social, mengatakan kapal-kapal itu berasal dari negara yang sama sekali tidak terlibat dalam konflik Timur Tengah. Ini adalah isyarat kemanusiaan atas nama Amerika Serikat, negara-negara Timur Tengah, tetapi khususnya negara Iran.
Seorang pejabat senior Iran pada Senin (4/5/2026) memperingatkan, Teheran akan menganggap setiap upaya AS untuk campur tangan di Selat Hormuz akan dianggap sebagai pelanggaran gencatan senjata.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Penulis Naskah: Vina Muthi Ambarwati
Narator: Vina Muthi Ambarwati
Video Editor: Destri Abdi Saputro
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Global #Perang #DailyNews #KapalTanker #SelatHormuz #UKMTO #PresidenAS #DonaldTrump #NegosiasiIranAS #KonflikIranAS #ASIran
Music: Duty Calls - Rod Kim
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/05/04/124400870/as-baru-siapkan-pengawalan-kapal-tanker-sudah-diserang-di-selat-hormuz?page=all#page2