:

Kisah Penjual Sate di Bali Naik Haji, Menabung 10 Tahun Bersama Istri | KOMPAS SIANG

4 hari lalu

DENPASAR, KOMPAS.TV - Di sebuah sudut Desa Dangin Puri Kelod, Denpasar, Bali, kehidupan sederhana dijalani Paidi bersama istrinya, Hamidah.

Setiap hari, sejak pagi keduanya menyiapkan dagangan sate ayam dan lontong. Pekerjaan yang menjadi tumpuan utama penghidupan keluarga mereka.

Di balik gerobak sate sederhana itu, Paidi dikenal sebagai sosok pekerja keras.

Selain berjualan, pria 51 tahun ini juga mengemban tanggung jawab lain sebagai penjaga keamanan di sebuah taman kanak-kanak, serta aktif sebagai anggota linmas, yang menjaga keamanan, ketertiban dan penanganan jika terjadi bencana di desa.

Hari-hari Paidi penuh kegiatan. Pagi mempersiapkan dagangan, siang hingga sore bertugas di sekolah dan malam hari terkadang berpatroli keliling desa.

Bersama sang istri, Paidi menjalani rutinitas itu dengan satu tujuan yang ia rawat selama bertahun-tahun menunaikan ibadah haji.

Dari hasil berjualan sate, Paidi menyisihkan sedikit demi sedikit penghasilannya. Proses itu tidak singkat, satu dekade ia jalani dengan disiplin dan kesabaran.

Upaya panjang itu akhirnya berbuah. Pada 2024, Paidi bisa melunasi biaya keberangkatan haji. Tahun ini, ia dan sang istri dijadwalkan berangkat ke Tanah Suci pada 8 Mei melalui embarkasi Surabaya.

Bagi putri Paidi, Elli Rohimah keberangkatan kedua orang tuanya menjadi sebuah kebanggaan. Ia menyaksikan sendiri, bagaimana kerja keras dan ketekunan orang tuanya mampu melewati berbagai tantangan ekonomi hingga akhirnya mengantarkan mereka ke Tanah Suci.

Di tengah segala keterbatasan, Paidi menjalani hidupnya dengan syukur. Ketekunan yang mengantarkannya berhaji, menjadi kisah pengingat, bahwa mimpi besar bisa tumbuh dari langkah-langkah kecil, yang dijaga dengan konsisten, hari demi hari.

Baca Juga Kemenhaj Perkuat Pengawasan untuk Cegah Praktik Haji Ilegal di https://www.kompas.tv/nasional/666655/kemenhaj-perkuat-pengawasan-untuk-cegah-praktik-haji-ilegal

#haji #denpasar #haji2026

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/666753/kisah-penjual-sate-di-bali-naik-haji-menabung-10-tahun-bersama-istri-kompas-siang

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke