Bank Indonesia (BI) kembali merevisi proyeksi pertumbuhan ekonomi global pada 2026 menjadi 3 persen dari perkiraan sebelumnya 3,1 persen.
Gubernur BI, Perry Warjiyo memperkirakan pertumbuhan ekonomi global Tahun 2026 melambat menjadi 3 persen dari yang sebelumnya diprediksi 3,1 persen.
Menurut Perry, situasi tersebut dikarenakan konflik di Timur Tengah yang semakin memperburuk prospek pertumbuhan ekonomi dunia.
pelambatan pertumbuhan ekonomi global ini dipicu harga minyak dan komoditas dunia meningkat tinggi serta diikuti dengan disrupsi rantai pasok perdagangan antar negara yang semakin dalam.