China mempunyai peluang menjadi raja energi terbarukan, saat dunia kini mulai mencari cara melepaskan energi fosil imbas perang Amerika Serikat melawan Iran. China seakan memainkan taktik menjadi raja tanpa harus menarik pelatuk perang layaknya AS.
Perang di Iran memberikan peluang besar bagi sektor energi terbarukan di tingkat global. Dunia kini mulai melirik alternatif energi bersih di saat harga minyak fosil tidak lagi terkendali akibat blokade Selat Hormuz. Dalam kondisi ini, China muncul sebagai pemain utama yang siap menawarkan solusi energi di luar bahan bakar fosil kepada negara-negara yang tengah tercekik krisis.
Pemerintahan Xi Jinping telah mempersiapkan dua pilar strategi utama guna mewujudkan kemandirian energinya sekaligus mendominasi pasar dunia.
Lantas, bagaimana China memanfaatkan momentum perang Timur Tengah untuk mempertegas posisinya sebagai raja energi terbarukan? Seberapa besar potensi keuntungan yang didapat Beijing saat dunia mulai meninggalkan bahan bakar fosil?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti Produser: Marvel Dalty