Presiden Donald Trump kini meminta membereskan 'dosanya' dalam perang Iran, dengan membentuk koalisi untuk membuka Selat Hormuz.
World Street Journal dalam laporannya, Rabu (29/4/2026) menyebut Trump meminta para tangan kanannya mengirimkan pesan ke semua negara sekutunya untuk membentuk aliansi di bawah komando AS untuk mengawal dan membuka Selat Hormuz, sembari tetap memblokade kawasan itu.
Trump seakan kehabisan cara mengatasi perang yang dimulainya, dan kini menyerahkan kepada negara-negara lain untuk menanggung dan membereskannya.
Narasi ini terus diulang meskipun Eropa pernah menolaknya dengan keras. Hal yang paling mengejutkan dunia adalah pengakuan Trump bahwa ia tidak tahu kapan perang ini akan berakhir. Ia bahkan menyebut durasi konflik Iran bisa saja sama panjangnya dengan perang di Ukraina.
Lantas, bagaimana strategi baru Washington dalam melobi negara asing untuk bergabung dalam koalisi maritim?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Inas Rifqia Lainufar Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti Narator: Daniel Kalis Jati Mukti Video Editor: Fathir Rohman Produser: Marvel Dalty