Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) dilaporkan meminta rudal hipersonik Dark Eagle untuk kemungkinan serangan terhadap Iran. Hal ini dilakukan menyusul keterbatasan jangkauan senjata konvensional terhadap target tertentu.
Rudal ini memiliki kecepatan di atas Mach 5, jangkauan ribuan kilometer, serta kemampuan manuver tinggi yang membuatnya sulit dicegat.
Meski belum ada keputusan resmi, wacana ini mencerminkan meningkatnya tensi militer di tengah kebuntuan diplomasi antara AS dan Iran, sekaligus menunjukkan peran teknologi canggih sebagai alat tekanan strategis dalam konflik modern.
Selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Shafa Maulita Maulana Narator: Shafa Maulita Maulana Video Editor: Agung Setiawan Produser: Ervan Yudhi Tri Atmoko