KOMPAS.TV - Kementerian Luar Negeri memastikan empat anak buah kapal warga negara Indonesia yang menjadi korban kasus pembajakan kapal MT Honour 25 di perairan Somalia dalam kondisi baik.
Direktur Perlindungan WNI Kemlu, Heni Hamidah, menjelaskan Kementerian Luar Negeri berkoordinasi dengan pihak terkait di Somalia untuk penyelamatan WNI awak kapal tersebut.
Heni menyebut awak kapal MT Honour 25 terdiri dari 4 WNI, 10 ABK asal Pakistan, 1 ABK India, dan 1 ABK Myanmar.
Perompak Somalia membajak kapal MT Honour 25 di sekitar perairan Hanuf, Somalia, pada 22 April lalu. Kemlu memastikan kondisi WNI dalam keadaan baik.