LEBANON, KOMPAS.TV - Meski gencatan senjata telah diperpanjang, namun Israel terus menggempur wilayah Lebanon.
Militer Israel baru-baru ini merilis gambar yang memperlihatkan serangan ke posisi anggota Hizbullah di Lebanon selatan.
Militer Israel menyatakan telah melancarkan serangan udara ke sekitar 20 posisi Hizbullah di Lebanon Selatan.
Target serangan adalah gudang senjata, markas besar dan bangunan yang digunakan untuk tujuan militer.
Israel memperkirakan sedikitnya 1.800 pejuang Hizbullah tewas dalam konflik yang telah berlangsung selama hampir dua bulan.
Lima anggota keluarga termasuk anak-anak, tewas dalam serangan udara Israel yang menargetkan rumah di wilayah Al Jabal, Kota Jebchit, Lebanon Selatan.
Gambar ini memperlihatkan bangunan rumah yang hancur akibat serangan Israel.
Di antara puing-puing bangunan yang hancur terdapat buku sekolah dan mainan anak-anak.
Warga menyatakan tidak ada peringatan awal soal serangan Israel.
Menurut warga, kota ini termasuk wilayah di mana gencatan senjata diterapkan.
Hal ini yang mendorong warga kembali ke rumah-rumah mereka. Namun kini warga kembali harus mengungsi setelah Israel kembali melancarkan serangan.
Warga Kota Tayr Debba di Lebanon selatan menggelar prosesi pemakaman untuk Mila Zayyat.
Mila Zayyat adalah balita berusia empat tahun yang meninggal bersama ibunya akibat serangan Israel.
Kerumunan pelayat membawa jenazah balita dan ibunya ini untuk dimakamkan.
Baca Juga Kejam! Serangan Israel ke Lebanon Tewaskan Warga hingga Rusak Fasilitas Sipil di https://www.kompas.tv/internasional/666165/kejam-serangan-israel-ke-lebanon-tewaskan-warga-hingga-rusak-fasilitas-sipil
#israel #lebanon #gencatansenjata
_
Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/666313/israel-serang-lebanon-di-tengah-gencatan-senjata-5-anggota-keluarga-termasuk-anak-anak-tewas