Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) meningkatkan tekanan terhadap Iran dengan mempertimbangkan penggunaan rudal hipersonik yang dijuluki "Dark Eagle", setelah sistem militer Iran dipindahkan ke luar jangkauan senjata konvensional, demikian mengutip laporan Bloomberg.
Jika permintaan CENTCOM disetujui, langkah tersebut akan menjadi pengerahan pertama senjata hipersonik AS dalam konflik nyata. Kini, situasi di lapangan kian tidak menentu, mengingat upaya negosiasi menemui kebuntuan, sedangkan AS dan Iran sama-sama terus melontarkan ancaman.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Mohammad Zaenuddin Penulis Naskah: Nabilah Safirah Narator: Nabilah Safirah Video Editor: Nabilah Safirah Produser: Akhmad Muawal Hasan