Direktur Perlindungan WNI Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Heni Hamidah merespons insiden kecelakaan bus yang menimpa jemaah haji Indonesia dari kloter Surabaya 2 (SUB 2) dan kloter Jakarta 1 (JKS 1). Kecelakaan terjadi saat jemaah dalam perjalanan kembali dari kegiatan city tour di Jabal Magnet, Arab Saudi.
Berdasarkan laporan yang diterima dari Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah, Heni menegaskan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Meski demikian, terdapat sejumlah jemaah yang mengalami luka-luka dan harus mendapatkan perawatan medis.
Terdapat 10 korban luka dalam insiden ini. Sebanyak tujuh orang berasal dari jemaah haji Indonesia kloter JKS 1. Mereka mengalami luka ringan dan sudah mendapatkan penanganan medis. Saat ini, ketujuh orang tersebut sudah kembali ke Hotel Andalus Garden, ujar Heni Hamidah di Gedung Kementerian Luar Negeri Jakarta Pusat, Kamis (30/4/2026).
Sementara itu, tiga korban lainnya merupakan jemaah dari kloter Surabaya 2. Heni menjelaskan bahwa dua di antaranya telah dinyatakan pulih dan diperbolehkan kembali ke penginapan. Namun, satu jemaah masih memerlukan perawatan intensif.
Dua orang telah diperbolehkan kembali, sedangkan satu orang jemaah haji berusia 60 tahun sampai tadi pagi kami cek masih menjalani penanganan medis di Rumah Sakit Al-Hayat Quba, lanjutnya.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini.
Penulis: Siti Laela Malhikmah
Video Jurnalis: Siti Laela Malhikmah
Video Editor: Siti Laela Malhikmah
Produser: Abba Gabrillin
#Haji #IbadahHaji #LebaranHaji #Peristiwa #Kecelakaan #News #vjlab