Presiden Donald Trump masih kesulitan mencari skenario untuk keluar sebagai pemenang dalam perang dengan Iran. Sementara sejumlah analis menyebut apapun situasi keluar perang tidak akan menunjukkan AS keluar sebagai pemenang.
Di tengah tekanan tenggat waktu hukum 1 Mei 2026, Trump dihadapkan pada tiga pilihan sulit: kesepakatan damai yang peluangnya sangat tipis, melanjutkan pertempuran dengan risiko invasi, atau tetap dalam kondisi "limbo" melalui blokade jangka panjang.
Trump akhirnya memilih skenario blokade tanpa batas waktu, keputusan yang ia anggap paling aman dibandingkan opsi lainnya, meski berisiko memicu serangan balasan Iran terhadap infrastruktur energi di Teluk. Ironisnya, Iran telah menyatakan kesiapannya untuk bertahan secara total, apalagi mereka sudah terbiasa ditekan secara ekonomi.
Kanselir Jerman, Friedrich Merz, bahkan secara terbuka menyebut Washington telah "dipermalukan" oleh diplomasi cerdik Iran yang memulangkan delegasi AS tanpa hasil dari Islamabad.
Dengan kritik pedas dari sekutu sealiansi dan ancaman pelanggaran undang-undang domestik, strategi Trump ini kini dipertaruhkan antara ambisi kemenangan atau kegagalan politik menjelang pemilihan paruh waktu mendatang.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Elisabeth Putri Mulia
Produser: Marvel Dalty
Music: Sacrifices - Anno Domini Beats
#global #konflik ##kompascomlab #DonaldTrump #IranvsAmerika #Iran #Amerika