Militer Amerika Serikat (AS) kembali menunjukkan agresivitasnya dengan mencegat kapal komersial di Laut Arab yang dicurigai hendak menerobos blokade menuju Iran, Selasa (28/4/2026).
Komando Pusat AS (CENTCOM) merilis rekaman video yang memperlihatkan personel Marinir dari Unit Ekspedisi Marinir ke-31 menaiki dek kapal M/V Blue Star III sebagai bagian dari penegakan hukum maritim di bawah pemerintahan Donald Trump.
Meskipun hasil penggeledahan memastikan kapal tersebut tidak memiliki rencana sandar di pelabuhan Iran dan akhirnya diizinkan melanjutkan perjalanan.
Langkah Washington ini memicu reaksi keras dari Teheran. Iran menyatakan sudah memperbaharui target baru. Hal itu diungkap Juru Bicara Angkatan Bersenjata Iran (Artesh) Mohammad Akrami Nia, dalam wawancaranya, Selasa (28/4/2026).
"Kami tidak menganggap perang telah berakhir, terhitung sejak perang berhenti, atau dengan kata lain sejak ada gencatan senjata atau keheningan di medan perang. Karena tidak ada kepercayaan terhadap Amerika dan musuh-musuh kami. Sama seperti yang selalu kami lakukan selama perang, kami telah melakukan upaya serius untuk memperbarui target kami, memperbarui data bank yang menjadi target kami," ungkap Nia.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab PerangIranAS #DonaldTrump #SelatHormuz #BlokadeAS