MALANG, KOMPAS.TV - Pos pelayanan terpadu atau posyandu di Desa Saptorenggo Kecamatan Pakis ini tampak berbeda dari biasanya. Jika biasanya posyandu hanya diisi oleh balita, sejak Rabu pagi, posyandu ini juga dipadati oleh puluhan lansia dan warga. Mereka yang datang ke posyandu ini mendapatkan pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis dari tenaga kesehatan dan kader posyandu.
Selain itu terdapat beberapa meja konsultasi. Warga yang datang bisa berkonsultasi mulai dari permasalahan sosial hingga pendidikan. Suwaji, Kepala Desa Saptorenggo bilang bahwa melalui posyandu ini pemerintah ingin memberikan pelayanan kepada masyarakat mulai dari tingkat bawah. Dari pelaksanaan posyandu dengan enam standar pelayanan minimal ini, ditemukan beberapa permasalahan di masyarakat yang selama ini kurang mendapatkan perhatian.
"Untuk saat ini permasalahan terutama kesehatan kita terbantukan, jadi tidak usah sampai lebih parah pelayanan bisa dilakukan di posyandu dan juga lansia, dan juga bisa konsultasi pendidikan." Terang Suwaji.
Sementara itu, Sri Sunarmi, salah satu warga mengaku posyandu saat ini cukup membantu terutama pelayanan kesehatan yang diberikan gratis. Hanya saja, menurut Sri, obat yang diberikan kepada masyarakat tidak langsung diberikan di posyandu melainkan di puskesmas.
"Banyak manfaatnya, terutama itu biasanya bayar tapi kalau di sini gratis. Kalo seperti obat biasanya pakai BPJS ya gratis." Kata Sri.
Pelaksanaan posyandu dengan berbasis 6 spm yang diluncurkan bertepatan dengan Hari Posyandu Nasional ini diharapkan mampu menjadi pusat pelayanan kepada masyarakat tidak hanya dalam hal kesehatan.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/regional/665992/posyandu-berbasis-6-spm-kini-juga-jadi-tempat-pemeriksaan-kesehatan-gratis-bagi-lansia