Ribuan personel militer Amerika Serikat yang bertugas di Timur Tengah dilaporkan menjadi target serangan siber masif yang dilancarkan oleh kelompok peretas bernama Handala Hack Team, yang diyakini memiliki keterkaitan dengan pemerintah Iran.
Melalui saluran Telegram pada Selasa (28/4/2026), grup tersebut merilis nama dan detail pribadi dari 2.379 anggota Marinir AS yang ditempatkan di wilayah Teluk Persia. Dikutip dari The Wall Street Journal, Pentagon saat ini tengah melakukan penyelidikan mendalam terkait klaim tersebut.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh Penulis naskah: Salsabila Suseno Narator: Salsabila Suseno Video editor: Dimas Septian Adiyathama Produser: Akhmad Muawal Hasan