Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan akan menindak organisasi masyarakat (ormas) yang diduga menguasai pelintasan kereta api di Ampera, Bekasi. Pelintasan tersebut merupakan lokasi taksi hijau tertabrak KRL, yang berujung kecelakaan KA Argo Bromo menabrak KRL lainnya.
Ia meminta aparat kepolisian segera bertindak tegas demi keselamatan publik dan penataan infrastruktur yang lebih baik.
Pernyataan itu disampaikan Dedi menyusul maraknya pelintasan tidak resmi yang muncul akibat pembangunan kawasan permukiman tanpa pengamanan memadai.
Ia menekankan bahwa seluruh pelintasan, baik resmi maupun tidak resmi, harus segera dilengkapi pengamanan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat juga tengah mendorong pembangunan flyover di sejumlah titik rawan, salah satunya di Bulak Kapal, seiring adanya dukungan anggaran dari pemerintah pusat.
Dedi juga menyoroti pentingnya pembenahan menyeluruh terhadap sistem transportasi darat. Ia berharap peristiwa kecelakaan serupa tidak terulang dan menjadi momentum untuk mempercepat penataan infrastruktur yang lebih aman bagi masyarakat.
Simak selengkapnya dalam video berikut ini.
Penulis: Cynthia Lova
Video Editor: Cynthia Lova
Video jurnalis: Cynthia Lova
Produser: Nursita Sari
#KRL #KecelakaanKereta #TabrakanKRL #PelintasanSebidang #peristiwa #DediMulyadi #vjlab