:

Komut KAI Said Aqil: Tidak Mungkin Kereta Ngerem, yang Salah Taksi!

2 hari lalu

JAKARTA, KOMPASTV  - Komisaris Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) Said Aqil Siradj menyoroti pentingnya kewaspadaan semua pihak menyusul kecelakaan kereta di Bekasi Timur.

Menurutnya, insiden tersebut harus menjadi pelajaran bagi seluruh pengguna jalan maupun operator transportasi agar lebih berhati-hati, terutama saat melintasi perlintasan sebidang.

“Semua harus mengambil pelajaran. Baik pengemudi kendaraan maupun masinis, semuanya harus lebih waspada,” ujar Said Aqil.

Ia menjelaskan, dalam kondisi tertentu, kereta tidak memungkinkan untuk berhenti secara mendadak, terlebih jika terdapat kendaraan yang tiba-tiba berada atau berhenti di atas rel.

“Tidak mungkin kereta ngerem yang salah taksi yang menyebrang,” katanya.

Said Aqil juga menyinggung dugaan adanya kendaraan yang melintas dan kemudian berhenti di perlintasan sebelum terjadinya kecelakaan.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa penyebab pasti insiden masih akan ditelusuri melalui proses investigasi lebih lanjut.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Video Editor: Galih

Baca Juga Pemprov Jabar akan Tanggung Biaya Perawatan dan Beri Santunan Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi di https://www.kompas.tv/regional/665852/pemprov-jabar-akan-tanggung-biaya-perawatan-dan-beri-santunan-korban-kecelakaan-kereta-di-bekasi

 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/nasional/665860/komut-kai-said-aqil-tidak-mungkin-kereta-ngerem-yang-salah-taksi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke