KOMPAS.TV - Sekitar 20 ribu pelaut di ratusan kapal, termasuk kapal tanker minyak dan gas serta kapal kargo, terjebak di Teluk Persia dan tidak dapat menyeberangi Selat Hormuz.
Sekitar 80 kapal melewati selat tersebut pada Minggu 13–19 April, dibandingkan dengan sekitar 130 atau lebih kapal yang melintas per hari sebelum perang.
Puluhan kapal telah diserang sejak perang dimulai, dan PBB mengatakan setidaknya 10 pelaut tewas.
Seorang pelaut asal Indonesia, Reza Muhammad Saleh, mengatakan sebuah drone meledak di dekat pelabuhan tak lama setelah mereka tiba pada 3 Maret.