Keretakan di internal aliansi NATO semakin tajam setelah Jerman dan Inggris secara terbuka mengecam strategi militer Amerika Serikat (AS) di Iran.
Kanselir Jerman Friedrich Merz secara blak-blakan menyebut bangsa Amerika saat ini sedang "dipermalukan" oleh kepemimpinan Iran akibat kebijakan perang tanpa strategi matang dari pemerintahan Donald Trump. Merz bahkan menyindir Trump tidak punya strategi menghadapi Iran, Senin (27/4/2026).
Senada dengan Jerman, Perdana Menteri Inggris Keir Starmer menegaskan komitmennya untuk tidak membiarkan Inggris terseret ke dalam perang yang tidak selaras dengan kepentingan nasional. Berkaca pada pengalaman pahit Perang Irak, Starmer memilih fokus pada dampak ekonomi domestik akibat gejolak di Iran yang telah menyebabkan harga bahan bakar meroket di Inggris.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #Iran #SelatHormuz #DonaldTrump #PerangASIran #NATO