JAKARTA, KOMPAS.TV – RS Polri merilis identifikasi 10 korban meninggal dunia dalam tabrakan KRL dan Kereta Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur pada Selasa (28/4/2026).
“Jumlah korban yang dilaporkan oleh pihak keluarga sampai saat ini sebanyak 10 orang. Pada pukul 14.00 WIB telah dilaksanakan sidang rekonsiliasi untuk menentukan identitas korban dan diputuskan 10 jenazah telah berhasil teridentifikasi,” ujar Kepala RS Polri, Brigjen Prima Heru.
Diketahui, jumlah korban meninggal dunia mencapai 15 orang dalam tragedi di Stasiun Bekasi Timur.
Dalam konferensi pers tersebut, polisi juga mengungkapkan bahwa sopir taksi listrik yang diduga menjadi penyebab tabrakan telah diamankan di Polsek Rawalumbu, Bekasi Timur.