:

Siasat Iran Tetap Cuan: Perluas Titik "Pangkalan Minyak Apung" Sebelum Diblokade, AS Kalah Cepat

3 jam lalu

Iran membuktikan ketangguhannya melalui strategi "colong start" dengan mengirimkan ratusan juta barel minyak ke perairan internasional sebelum blokade berlaku. Iran mengubah kapal-kapal tanker menjadi pangkalan apung di zona bebas hukum, sehingga proses penjualan minyak berlangsung aman. Hal ini pun berlangsung di sejumlah titik samudera di dunia.

Iran juga sudah menerapkan sistem tol di Selat Hormuz yang dibayar dengan mata uang Yuan. Dengan cadangan finansial, Iran diprediksi masih sanggup adu daya tahan dengan AS hingga selama mungkin.

Para analis bahkan memprediksi, AS bahkan kemungkinan tidak akan bertahan hingga Agustus 2026. Teheran berhasil mendikte alur peperangan ekonomi dan membuat strategi tekanan maksimum Washington tampak tumpul di lapangan.

Di sisi lain, Trump terjepit oleh tenggat waktu hukum 1 Mei 2026 dan risiko politik akibat lonjakan harga bensin menjelang pemilu November 2026. Terhimpit antara keharusan meminta restu Kongres dan potensi konflik dengan China sebagai pembeli utama minyak Iran, Trump kini berpacu dengan waktu sementara Iran hanya perlu bertahan hingga legitimasi politik sang Presiden habis dimakan tuntutan domestik.

Simak selengkapnya dalam video berikut!

Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Narator: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty

Music: Chariots of War - Aakash Gandhi

#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #SelatHormuz #DonaldTrump #iranvsamerika

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke