:

Polemik Teluk Jakarta: KIARA Sebut Nelayan Tersisih, Proyek Jalan Terus? | DIPO INVESTIGASI

5 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Deputi Pengelolaan Program dan Jaringan KIARA (Koalisi Rakyat untuk Keadilan Perikanan) Erwin Suryana, mengatakan proyek reklamasi berpotensi memperberat beban nelayan. 

Selain jarak tempuh yang bertambah, nelayan juga disebut menghadapi hambatan akses dan perubahan kondisi laut. 

KIARA mencatat pembangunan di Teluk Jakarta berlangsung cukup masif. Menurut Irwin, terdapat puluhan izin pemanfaatan ruang laut di kawasan tersebut. 

“Yang bisa kita sebut sebagai kegiatan reklamasi itu ada 29 PKPRL dan luasannya kurang lebih ada 2.233 hektare,” ungkapnya. 

Menurutnya, proyek-proyek itu tidak seluruhnya berbentuk reklamasi, tetapi juga pengembangan kawasan wisata, pelabuhan, dermaga, infrastruktur, hingga proteksi pesisir.

Erwin menegaskan tanggung jawab tersebut melekat pada pengembang sebelum proyek dijalankan.

Menurut KIARA, pembangunan kawasan pesisir kerap tidak sejalan dengan kebutuhan warga pesisir dan nelayan tradisional.

Erwin menilai persoalan ini terjadi secara nasional, karena potensi reklamasi disebut terbuka di hampir semua provinsi di wilayah Indonesia.

“Ya kalau bilang dianaktirikan pasti iya ya, karena kemudian kita melihat bahwa upaya penyingkiran nelayan dari wilayah-wilayahnya itu justru lebih gencar ya,” katanya. 

Bagaimana menurut Anda? 

Selengkapnya saksikan di sini: 

https://youtu.be/NXSpG-2dP8U 

#nelayan #demo #tollaut

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/video/665745/polemik-teluk-jakarta-kiara-sebut-nelayan-tersisih-proyek-jalan-terus-dipo-investigasi

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke