JAWA BARAT, KOMPAS.TV - Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menyampaikan duka terkait kecelakaan Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
"Kami menyampaikan duka yang dalam atas musibah tertabraknya KRL Jakarta–Kabupaten Bekasi, khusus pengangkut penumpang perempuan, oleh kereta api Argo Bromo Anggrek rute Jakarta–Surabaya," ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari akun Instagram pribadinya @dedimulyadi71 pada Selasa (28/4/2026).
"KRL tersebut berhenti disebabkan karena adanya taksi listrik yang mogok di lintasan rel kereta api," lanjutnya.
Dedi juga menyebut Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan menanggung seluruh biaya perawatan korban kecelakaan tersebut.