Tim peneliti di China mengembangkan material mikroskopis berbasis kerangka logam-organik yang mampu bergerak aktif untuk menangkap ion uranium di dalam air.
Teknologi ini membuka peluang baru dalam ekstraksi bahan bakar nuklir sekaligus membantu mengurangi polusi radioaktif di lingkungan perairan.
Inovasi ini dinilai strategis karena dapat mengatasi keterbatasan metode konvensional yang selama ini sulit dan mahal.
Meski masih dalam tahap awal, teknologi ini berpotensi memperkuat kemandirian energi dan pemanfaatan sumber daya laut secara lebih optimal.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh
Penulis Naskah: Novyana Nurmita Dewi
Narator: Novyana Nurmita Dewi
Video Editor: Novyana Nurmita Dewi
Produser: Novyana Nurmita Dewi
#Saintek #Sains ##cclabs #China #Nuklir
Music: Digital Ghosts - Unicorn Heads
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/04/27/111140670/ilmuwan-china-ciptakan-predator-buru-bahan-nuklir-di-lautan?page=2