Rusia mempererat hubungan dengan Iran dan Korea Utara melalui pertemuan tingkat tinggi di St. Petersburg dan Pyongyang. Pada 27 April 2026, Menlu Iran Abbas Araghchi tiba di Rusia, untuk menemui Vladimir Putin. Salah satu tujuan pertemuan untuk memperkuat koordinasi militer melawan AS.
Sementara itu Menteri Pertahanan Rusia berkunjung ke Korea Utara sehari sebelumnya untuk meresmikan monumen tentara Korut yang membantu Rusia. Aliansi ini semakin solid sebagai tandingan blok Barat, di mana Rusia secara terbuka mengapresiasi dukungan militer Kim Jong Un di tengah isolasi internasional.
Di sisi lain, internal NATO justru dilanda ketegangan hebat setelah Pentagon menyarankan penangguhan keanggotaan Spanyol karena menolak membantu operasi AS terhadap Iran. PM Pedro Sanchez bersikeras tetap pada koridor hukum internasional.
Sementara Presiden Perancis Emmanuel Macron mulai menyerukan agar Eropa memperkuat pertahanan mandiri agar tidak terus bergantung pada Amerika. Fokus utama Eropa kini adalah pembukaan kembali Selat Hormuz tanpa pungutan tol guna menstabilkan harga energi global, meskipun Macron mengakui bahwa proses normalisasi ini akan memakan waktu yang tidak sebentar.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Elisabeth Putri Mulia
Video Editor: Video Editor: Fathir Rohman
Produser: Marvel Dalty
Sumber Video: AFP
#global #konflik ##kompascomlab #Iran #Amerika #Rusia #KoreaUtara #NATO