Ketegangan yang terjadi di kawasan Teluk berpotensi untuk menjalar hingga ke Asia Tenggara khususnya ke Selat Malaka yang menjadi salah satu jalur pelayaran dan energi terpenting di dunia.
Hal itu disampaikan oleh analis maritim di Malaysia, Nazery Khalid dalam sebuah artikel terbitan Kantor Berita Malaysia Bernama pada Senin (27/4/2026).
Nazery memperingatkan ASEAN tidak boleh hanya berdiam diri dan harus segera mengambil langkah tegas untuk mencegah kawasan tersebut menjadi ajang konflik kekuatan besar dunia.