Ribuan warga Israel mengecam Perdana Menteri Netanyahu dan mendesaknya menghentikan invasi di Gaza, Tepi Barat, dan Lebanon Selatan. Warga Israel memadati Lapangan Habima di pusat kota Tel Aviv pada Sabtu (25/4/2026) untuk menyuarakan kekecewaannya itu.
Massa yang terdiri dari berbagai elemen masyarakat dan kelompok aktivis, termasuk "The Pink Front" dan kelompok anti-pendudukan, membawa berbagai atribut protes yang provokatif. Poster bertuliskan "Palestinian Lives Matter", "Stop the Genocide", serta "Stop the Settler Terror" tampak mendominasi lapangan di tengah riuhnya tabuhan drum.
Para pengunjuk rasa mengaku muak dan kecewa akan genosida yang dilakukan pemerintah, sehingga mencoreng wajah Israel dan kaum Yahudi di seluruh dunia. Warga pun secara terbuka mengakui operasi militer di Palestina sebagai genosida.
Para pengunjuk rasa menilai ambisi militeristik Netanyahu telah menyeret Israel ke dalam krisis kemanusiaan yang merusak citra bangsa di mata dunia.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Aqmal Safa Rifai
Produser: Marvel Dalty
#Global #Konflik ##Daylinews #Israel #Lebanon #Gaza #Palestina