Keterbatasan fisik tak menyurutkan langkah Mbah Sarjo Utomo untuk berhaji ke Tanah Suci.
Lansia yang berasal dari Srikayangan, Sentolo, Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tersebut merupakan seorang penyandang disabilitas netra.
Mbah Sarjo bercerita bagaimana mulanya dirinya mengalami keterbatasan penglihatan. Pada tahun 1992 atau saat usianya sekitar 37 tahun, Sarjo terkena virus herpes yang membuat penglihatannya terganggu.
Saat itu, dia menjalani prosedur operasi. Namun terjadi kecelakaan saat operasi hingga matanya justru tak bisa melihat.
Penulis: Pytag Kurniati
Video Jurnalis: Pytag Kurniati
Produser: Adil Pradipta
#Humaniora #Keagamaan #Haji2026 #kabarhaji2026 #HajiLansia #LiputanKhususHaji2026