China bersiap saingi dominasi Starlink milik Elon Musk di orbit Bumi, dengan rencana peluncuran 200.000 satelit. Persatuan telekomunikasi internasional (ITU), badan khusus PBB untuk teknologi informasi dan komunikasi mengungkapkan rencana Beijing meluncurkan satelit secara besar-besaran.
Langkah China itu disebut sebagai upaya untuk menyaingi dominasi layanan internet satelit global oleh Amerika Serikat, melalui produk Starlink yang dikembangkan perusahaan Elon Musk, SpaceX. Saat ini, Starlink telah menempatkan sekitar 10.000 satelit di orbit Bumi.
ITU menyebut ambisi China tersebut menunjukkan, kekuatan ekonomi Asia bertujuan untuk membangun versi layanan internet seperti Starlink. Meski begitu, rencana ambisi menempatkan ratusan ribu satelit itu disebut mustahil, karena ruang orbit satelit itu sangat terbatas.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis Naskah: Meiva Jufarani
Narator: Meiva Jufarani
Video Editor: Dimas Septian Adiyathama
Produser: Holy Kartika Nurwigati Sumartiningtyas
#Saintek #Sains #China #Starlink #SpaceX #ElonMusk #Satelit #Internet #Teknologi
Music: Pixelated Autumn Leaves - Jeremy Blake