TEL AVIV, KOMPAS.TV - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengumumkan dirinya mengidap kanker prostat.
Netanyahu mengatakan kanker tersebut muncul ketika pemeriksaan rutin pasca-operasi yang sebelumnya ia jalani.
Ia mengaku menutupi informasi tersebut selama dua bulan guna mencegah propaganda yang akan dilakukan pihak Iran.
"Saya meminta untuk menunda publikasinya selama dua bulan agar tidak dipublikasikan pada puncak perang, sehingga tidak memungkinkan rezim di Iran menyebarkan lebih banyak propaganda palsu terhadap Israel," kata Netanyahu seperti dilansir dalam sebuah unggahan di X miliknya, pada Jumat (24/4/2026).