:

Kasus 2 PRT Lompat dari Lantai 4: Polisi Ungkap Dugaan Eksploitasi Anak, Penyalur Diperiksa

3 jam lalu

JAKARTA, KOMPAS.TV - Dari kasus dua pekerja rumah tangga yang tewas dan terluka, usai nekat melarikan diri dengan cara melompat dari lantai 4 di sebuah rumah kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

Dua penyalur asisten rumah tangga R dan D diamankan petugas Satuan Reserse Kriminal Polres Metro Jakarta Pusat di daerah Cirebon dan Brebes.

Keduanya diperiksa terkait latar belakang membawa dua ART bekerja di kawasan Benhil.

Penyalur juga diperiksa atas dugaan mempekerjakan anak di bawah umur, sebab korban D, ART yang tewas, masih berusia 15 tahun.

Penyalur mengungkap, korban sempat bercerita tak betah bekerja.

Sebelumnya, pekerja rumah tangga berinisial D tewas dan R terluka, usai nekat melarikan diri dengan cara melompat dari lantai 4 sebuah rumah di kawasan Bendungan Hilir, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

R langsung dibawa ke Rumah Sakit Angkatan Laut Mintohardjo, Tanah Abang, Jakarta Pusat, karena mengalami patah tulang di bagian tangan dan kaki usai melompat dari lantai 4.

Sahabat KompasTV, Mulai 1 Februari 2026 KompasTV pindah channel. Dapatkan selalu berita dan informasi terupdate KompasTV, di televisi anda di Channel 11 pada perangkat TV Digital atau Set Top Box. Satu Langkah lebih dekat, satu Langkah makin terpercaya!

Baca Juga Polisi Selidiki Kemungkinan Ada Tindak Pidana di Kasus PRT Lompat dari Lantai Empat di https://www.kompas.tv/regional/665078/polisi-selidiki-kemungkinan-ada-tindak-pidana-di-kasus-prt-lompat-dari-lantai-empat

#penyalur #prt #prtlompat #anakdibawahumur #prtlompat
 

Artikel ini bisa dilihat di : https://www.kompas.tv/regional/665210/kasus-2-prt-lompat-dari-lantai-4-polisi-ungkap-dugaan-eksploitasi-anak-penyalur-diperiksa

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke