Sepasang lansia di Lumajang, Jawa Timur, menjadi korban penipuan berkedok percepatan keberangkatan haji. Harapan untuk bisa berangkat lebih cepat justru berujung pada hilangnya tabungan yang telah dikumpulkan selama bertahun-tahun.
Pasangan lansia asal Pasrujambe, Lumajang, ini sebelumnya sudah terdaftar resmi untuk berangkat haji pada tahun 2038. Namun, harapan itu berubah setelah seorang pria yang mengaku sebagai staf Kementerian Haji dan Umrah datang menawarkan jalur cepat dengan janji keberangkatan pada 2027.
Korban kemudian menyerahkan uang secara bertahap hingga total mencapai 81 juta rupiah. Uang tersebut merupakan hasil tabungan bertahun-tahun yang disimpan untuk mewujudkan ibadah haji. Kecurigaan muncul saat bukti pembayaran hanya berupa kwitansi sederhana yang kemudian dinyatakan palsu. Pihak desa dan kementerian mengingatkan masyarakat agar selalu mengikuti prosedur resmi karena janji di luar sistem berpotensi penipuan.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV