KOMPAS.TV - Selat Hormuz kini seolah jadi medan pertempuran baru antara Iran dan Amerika Serikat.
Donald Trump memerintahkan marinir A-S membloakade kapal dari dan menuju pelabuhan Iran. Sementara Iran menutup perairan Hormuz.
Bahkan, Iran untuk pertama kalinya dilaporkan menerima pemasukan dari tarif kapal yang melintasi Selat Hormuz.
Seperti kami kutip dari Press TV, pengumuman ini muncul bersamaan dengan pernyataan Wakil Ketua Parlemen Iran, Hamidreza Hajibabaee, yang bilang pendapatan pertama dari biaya tol Selat Hormuz telah disetorkan ke rekening bank sentral.
Dalam sebuah pertemuan publik di Iran, Hamidreza bilang...
"Semua kapal yang melintasi rute ini harus membayar tol dalam bentuk rial Iran kepada bangsa Iran sebagai biaya yang sah atas penggunaan perairan teritorial Iran,"
Iran sepertinya tidak main-main soal klaim pengelolaan Selat Hormuz. Angkatan laut mereka menembaki dan menyita kapal-kapal di Selat Hormuz.
Dalam keterangan yang dibacakan penyiar televisi pemerintah Iran, penangkapan kapal merupakan respons setelah AS sebelumnya menyita dua kapal Iran saat pembicaraan gencatan senjata akan berlangsung di Islamabad.
Sebelumnya, militer Amerika Serikat menahan kapal tanker MT Tifani di perairan Samudera Hindia.
Pentagon atau Departemen Perang Amerika menyatakan intervensi ke kapal MT Tifani didasarkan dugaan kapal tersebut melakukan aktivitas ilegal terkait Iran.
Militer Amerika juga menyita kapal kargo Iran MV Touska. Amerika mengklaim kapal MV Touska telah mengabaikan peringatan saat mencoba menerobos blokade laut yang diberlakukan Amerika di Selat Hormuz. Kapal perusak Amerika dilaporkan sempat mengeluarkan beberapa tembakan yang mengakibatkan kerusakan mesin kapal Touska.
Presiden AS Donald Trump mengklaim Hormuz di bawah kendali penuh Amerika dan blokade laut berhasil menghentikan Iran meraup 500 juta dollar per hari.
Apakah artinya Selat Hormuz di bawah kendali penuh Iran? Serta memengaruhi pembicaraan damai yang tengah dinantikan dunia?
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/internasional/665101/selamat-ginting-dan-pengamat-hi-soal-iran-lawan-blokade-as-selat-hormuz-di-bawah-kendali-iran