KOMPAS.TV - Siapa yang tak terkejut ketika melihat rekening tabungan tidak bisa diakses, atau justru hilang seketika. Total uang hingga ratusan miliar rupiah melayang begitu saja.
Itulah yang dialami Gereja Paroki Aek Nabara di Sumatera Utara yang kehilangan dana umat sebesar Rp28 miliar.
Tak hanya itu, di Jambi, lebih dari 6.000 nasabah Bank Jambi dengan total uang Rp143 miliar raib diduga akibat peretasan.
Demikian juga yang terjadi di Klaten, Jawa Tengah. Baru-baru ini warga memprotes pemerintah kabupaten karena tidak bisa mencairkan uangnya dari Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan. Kerugian para korban ditaksir mencapai Rp152 miliar.
Polda Sumatera Utara bersama petugas Imigrasi Bandara Internasional Kualanamu menangkap pelaku yang merupakan mantan kepala kas bank BUMN Unit Aek Nabara, Kabupaten Labuhanbatu, Sumut, di Bandara Kualanamu, Medan, pada 30 Maret lalu.
Pihak BNI memastikan uang Rp28 miliar milik jemaat Gereja Paroki Aek Nabara yang digelapkan oleh eks pejabatnya akan dikembalikan sepenuhnya.
Sementara itu, ratusan nasabah Perusahaan Daerah Badan Kredit Kecamatan Klaten, Jawa Tengah, melakukan unjuk rasa menuntut uang tabungan mereka dikembalikan.
Massa nasabah datangi Pemkab Klaten dengan membawa peti mati dan berbagai spanduk yang berisi tuntutan serta kekecewaan. Kerugian para korban mencapai Rp152 miliar.
Di Jambi, sebanyak 6.000 rekening nasabah Bank Jambi diduga dibobol oleh hacker pada Februari 2026. Dana senilai total Rp143 miliar pun raib.
Kejadian ini sempat membuat sejumlah ASN di Jambi panik karena tidak bisa mengambil uang.
Ratusan nasabah pun mendatangi kantor bank untuk memeriksa saldo hingga melakukan penarikan tunai, karena ATM dan mobile banking belum bisa digunakan.
Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Jambi memastikan Bank Jambi dibobol oleh hacker.
Sementara untuk dana nasabah yang hilang, sudah dijamin Pemprov Jambi akan dikembalikan sepenuhnya. Dana penggantian berasal dari laba Bank Jambi tahun buku 2025.
Artikel ini bisa dilihat di :
https://www.kompas.tv/nasional/665085/kasus-dana-nasabah-bank-penggelapan-dana-gereja-bank-jambi-dibobol-hingga-uang-nasabah-tak-cair