Keterbatasan fisik tidak menjadi penghalang bagi sejumlah peserta disabilitas tuna netra di Surabaya untuk mengikuti ujian tulis berbasis komputer (UTBK). Dengan semangat yang kuat, mereka tetap berjuang bersama ribuan peserta lain demi meraih kursi di perguruan tinggi negeri.
Dalam pelaksanaan ujian, para peserta disabilitas ini difasilitasi dengan sistem audio serta huruf braille untuk membantu menjawab soal. Setiap peserta juga mendapatkan pendampingan khusus guna memastikan proses ujian berjalan lancar tanpa kendala teknis.
Di tengah suasana seleksi yang ketat, para peserta menunjukkan tekad besar untuk meraih cita-cita, termasuk di antaranya yang ingin menjadi pendidik bagi anak-anak dengan kebutuhan khusus. Panitia menegaskan, seluruh peserta mendapatkan kesempatan yang sama dengan standar soal yang setara.
Tuliskan komentarmu dan dapatkan berita terkini lainnya di www.kompas.tv serta youtube.com/kompastv #BOLDKompasTV