Perang yang pecah di Iran sejak 28 Februari 2026 membuat permintaan panel surya di Eropa terus melonjak. Rumah tangga di benua ini bergegas mencari alternatif sumber energi guna menghindari kenaikan biaya listrik yang dipicu gangguan energi global. Penutupan Selat Hormuz telah membuat harga minyak, gas, dan biaya listrik melonjak tajam sehingga memukul perusahaan dan rumah tangga di Eropa.
Di sisi lain, perang yang terjadi mempercepat upaya untuk menemukan sumber energi alternatif yang lebih murah dan mengurangi dampak terhadap pasar energi yang bergejolak. Salah satu pendiri perusahaan grosir peralatan tenaga surya di Jerman, Janik Nolden mengatakan perang mengungkap masalah yang telah ada yakni ketergantungan energi.
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Helena Fransisca Nababan Penulis Naskah: Musayadah Khusnul Khotimah Narator: Musayadah Khusnul Khotimah Video Editor: Maria Utari Dewi Produser: Musayadah Khusnul Khotimah