Iran dan Amerika Serikat beda cara dalam menyita kapal tanker di tengah adu blokade yang dilakukan kedua negara. Dilihat dari video yang dirilis media Iran, IRIB pada Kamis (23/4/2026), Iran mengandalkan kapal-kapal kecil dengan persenjataan seperti senapan berat atau rudal anti kapal. Cara penangkapan menggunakan metode bottom-up, mengepung dari bawah kapal, lalu merangsek naik mendobrak satu per satu ruang dan dek kapal.
Sebaliknya, AS menggunakan sistem up-bottom, mengandalkan helikopter mendekat dan mengepung, lalu pasukan akan terjun menggunakan tali untuk menyita tanker yang dianggap melanggar. Sedangkan kapal perang sebagai ujung tombak penyergapan berada dalam jarak aman sembari menodongkan senjata tembak. Taktik serupa saat melakukan terhadap beberapa kapal tanker dalam blokade melawan Venezuela pada Januari 2026 lalu.
Perbedaan strategi ini mengungkap bagaimana Iran mengandalkan taktik 'swarm attacks', sementara Amerika Serikat tetap berpegang pada supremasi udara dan armada konvensionalnya.
Lantas, seperti apa detail operasi penyitaan yang dilakukan kedua pihak?
Simak selengkapnya dalam video berikut!
Penulis: Ahmad Naufal Dzulfaroh, Inas Rifqia Lainufar
Penulis Naskah: Daniel Kalis Jati Mukti
Narator: Daniel Kalis Jati Mukti
Video Editor: Daniel Kalis Jati Mukti
Produser: Marvel Dalty
#global #perang ##kompascomlab #PerangASIran #ASvsIran #SelatHormuz
Music: Addict (Instrumental) - NEFFEX
Artikel terkait:
https://internasional.kompas.com/read/2026/04/20/124500370/kapal-kargo-iran-yang-disita-as-ternyata-berhubungan-erat-dengan-china
https://internasional.kompas.com/read/2026/04/24/111905770/armada-dan-pasukan-terus-berdatangan-as-siapkan-serangan-mendadak-ke