:

Babak Baru Kasus Viral SMAN 2 Bekasi: Antara Laporan Polisi dan Upaya Damai

1 hari lalu

Kasus dugaan perundungan yang melibatkan dua siswi SMAN 2 Kota Bekasi, EQ dan ANF, menjadi sorotan publik setelah viral di media sosial. 

Insiden yang terjadi di lingkungan sekolah itu kini berkembang menjadi polemik, karena kedua pihak saling mengaku sebagai korban dan sama-sama melaporkan ke kepolisian.

Peristiwa bermula dari pertikaian di kantin sekolah yang berujung aksi fisik. Meski sempat dimediasi oleh pihak sekolah dan kedua siswi disebut telah saling memaafkan, konflik justru berlanjut ke ranah hukum.

Kedua keluarga saling melaporkan dengan tuduhan yang berbeda, membuat kasus ini semakin kompleks.

Di tengah situasi tersebut, KPAD Kota Bekasi menyebut kondisi kedua siswi sebenarnya sudah mulai mencair usai mediasi di Unit PPA Satreskrim Polres Metro Bekasi Kota pada Kamis (23/4/2026). 

Mereka bahkan dinilai memiliki hubungan yang baik dan tidak menunjukkan adanya dendam, sehingga pendekatan penyelesaian terbaik dinilai perlu mengedepankan kepentingan anak.

KPAD pun mendorong penyelesaian melalui mediasi lanjutan dengan pendekatan restorative justice dengan fokus utama diarahkan pada pemulihan psikologis dan masa depan kedua anak agar tetap dapat melanjutkan pendidikan dengan baik.

Simak selengkapnya dalam video berikut ini.


Penulis: Cynthia Lova

Video Jurnalis: Cynthia Lova

Video Editor: Cynthia Lova

Produser: Diamanty Meiliana 


#Perundungan #SMAN2Bekasi #SalingLapor #KPAD #StopBullying #Vjlab

Berikan Komentar
Laporkan komentar

Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Batal edit?

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Hapus Komentar

Setelah dihapus, kamu tidak bisa membatalkan

Oke
Sarapan di Ketinggian 230 Meter, Seperti Apa Rasanya?
Oke